.wabah keangkuhan yang diberkati.

seruak antara jagoan dan penari
selingan, kekacauan, gemulai kaku mata keemasan
meranai

arang menandas, abu berpencar
saput tipis debu
kering pada embun
senyum tajam daun berkarat

gemawan dan garis cakrawala adalah
sobekan camping kertas menuju layu
merejam angin barat yang pipih
ikatan terburai, tanpa kesah yang pecah

pantai menjadi bukit
terlukis samar pada juktaposisi kilat
bumi setengah lingkaran terjelajah,
rindu yang tertidur merindu tepukan selamat pagi
dan demikianlah
selimut lelah mata lelap
menipu diri dalam keramaian yang sunyi
alasan untuk senyap dalam gunjingan pekak.

||eklipta riparia, 231212||